TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Kenapa Kotak Pengundian Pertanyaan Debat Ada Dua? Begini Penjelasan KPU RI

19/02/2019 - 22:06 | Views: 71.81k
Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum RI (KPU RI) mendapat kritikan soal kenapa kotak pengundian pertanyaan debat yang ada dua. Hal itu dijelaskan oleh Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC) di salah satu stasiun TV swasta.

"Dari tata laksana debat, KPU memastikan tidak ada kecurangan. Jadi adanya dua kotak itu dimaksudkan agar semua tema (debat) itu terwakili dalam pertanyaan," ujar Wahyu, Selasa (19/2/2019).

Wahyu menyebut, pengadaan kotak pengundian itu juga merupakan gagasan dari para panelis debat dan telah disetujui oleh KPU RI beserta stasiun TV penyelenggara.

Bahkan, kata dia, proses pengundian itu juga telah disetujui oleh kedua tim pemenangan. Baik TKN maupun BPN dalam rapat tanggal 16 Februari 2019, pukul 16.30 WIB di Hotel Sultan Jakarta.

"Jadi tidak ada motif kecurangan dalam membuat dua tempat untuk pengambilan undian itu," tegas Wahyu.

Untuk diketahui, usai pelaksanaan debat pilpres 2019 yang kedua pada Minggu (17/2) lalu, selain mendapat apresiasi, KPU RI juga menuai beberapa kritikan. Mulai dari moderator yang memotong kandidat ketika berbicara, adanya penggunaan alat bantu oleh salah satu kandidat hingga kenapa kotak pengundian pertanyaan debat yang ada dua. (*)

Jurnalis: Rahmi Yati Abrar
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search