TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Pendidikan

Kelompok 18 KKN Mahasiswa Unisma Beri Pelatihan Kreativitas di Ampelgading

21/02/2019 - 11:05 | Views: 23.50k
Kelompok 18 KKN Mahasiswa Unisma Beri Pelatihan Kreativitas. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kelompok 18 KKN Mahasiswa Unisma Malang (Universitas Islam Malang) yang melaksanakan program KKN di Desa Tirtomarto Kecamatan Ampelgading memberi pelatihan kreatifitas kepada warga di sana dalam rangka mengembangkan Sumberdaya dan Kreativitas Warga Desa.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Desa, pendamping PKH dan jajaran pengurus desa Tirtomarto. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih sebanyak 170 peserta yang diambil dari kelompok PKH (Program Keluarga Harapan) yang dikembangkan oleh Desa Tirtimarto Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang.

KKN-Mahasiswa-Unisma-Malang2.jpg

PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan menurunkan kesenjangan antar kelompok miskin.

Selain itu hal ini juga merupakan program yang memiliki tingkat efektivitas paling tinggi terhadap penurunan koefisien gini. Berbagai penelitian lain menunjukkan bahwa PKH mampu mengangkat penerima manfaat keluar dari kemiskinan, meningkatkan konsumsi keluarga, bahkan pada skala yang lebih luas mampu mendorong para pemangku kepentingan di Pusat dan Daerah untuk melakukan perbaikan infrastruktur kesehatan dan pendidikan.

KKN-Mahasiswa-Unisma-Malang3.jpg

Kepala desa Tirtomarto menyampaikan apresiasinya kepada Mahasiswa KKN UNISMA kelompok 18 yang telah menjembatani warga desa Tirtomarto untuk memiliki pola pikir yang modern, sehingga mampu bersaing di era sekarang ini.

Kegiatan pelatihan tersebut di awali dengan pelatihan membuat sinkong keju frozen. Pemateri dalam pelatihan tersebut yakni Revaldio Muhsony Al-Qadisyah (Mahasiswa Unisma Fakultas Ekonomi).

Pelatihan membuat singkong keju frozen ini dilandasi atas dasar banyaknya petani singokong di desa Tirtomarto. Hasil bumi berupa singkong di jual oleh warga hanya ala kadarnya. Sehingga memunculkan ide dikalangan mahasiswa KKN UNISMA kelompok 18 untuk memberikan keterampilan mengolah singkong menjadi singkong keju frozen.

Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kedua membuat tas dan dompet rajut dari tali kur. Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Mudrika (Pengurus Fatayat Singosari). Pelatihan tersebut memberikan wawasan kreativitas warga desa bagaimana memiliki keahlian merajut menggunakan tali kur sehingga menghasilkan tas atau dompet.

Kelompok 18 KKN Mahasiswa Unisma Malang tersebut berharap melalui dua pelatihan tersehut bisa menambah wawasan kreativitas warga desa Tirtomarto Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang untuk bisa menambah income dari hasil kreativitas mereka ini. Sehingga dapat membantu perekonomian warga desa dengan memanfaatkans umberdaya manusia dan sumber daya alam di desa Tirtomarto. (*)

Penulis: Kukuh Santoso (CR-057)
Editor : AJP-9 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search