TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Peringati Hari Teknologi Nasional, Ini Pesan Menristek Dikti RI pada Mahasiswa

21/02/2019 - 16:13 | Views: 8.12k
Menristekdikti Mohammad Nasir dan Gubernur Bali Wayan Koster, saat menghadiri peringatan Harteknas tahun 2019, yang bertempat di Lapangan Puputan, Renon, di Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019).(FOTO IST/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, DENPASARMenristek Dikti RI Mohammad Nasir mengajak para generasi muda Bali, khususnya para mahasiswa, untuk memanfaatkan teknologi. Hal tersebut, disampaikannya saat memberi pada peringatan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) tahun 2019,  di Lapangan Puputan, Renon, di Denpasar, Bali, Kamis (21/2/2019).

"Pada era ini adalah era milenial. Era anak muda untuk membangun negeri ini. Karena itu, menjadi sangat penting, bagaimana memanfaatkan teknologi informasi untuk bisa mengembangkan inovasi-inovasi baru yang ada di wilayah Bali ini," ujarnya.

HTN-Menristek-2.jpg

Menteri Nasir, juga menjelaskan untuk topik yang diangkat dalam Harteknas di tahun 2019 adalah inovasi, Kemandirian Industri Kreatif 4.0.

"Mengapa kami ambil topik tersebut, karena Bali adalah Pulau Dewata, Pulau Wisata, dah Kota Wisata. Sehingga, industri kreatif akan menjadi sangat penting untuk memajukan ekonomi yang ada di wilayah Bali ini," imbuhnya.

Menurut Menteri Nasir, kemajuan teknologi adalah sangat penting, menuju kemandirian ekonomi yang ada di wilayah Bali kedepan bagi para generasi muda. Selain itu Menteri Nasir, juga mengingatkan bagi para anak muda jangan terjebak kepada informasi hoaks karena Indonesia darurat hoaks.

"Ini hal yang menjadi sangat penting, harus kita ikuti bagi anak muda. Anak muda jangan terjebak kepada informasi hoaks. Di mana Indonesia termasuk negara darurat hoaks. Begitu juga China, Kanada, Amerika, Indonesia dan Australia. Ini berita yang saya baca di media," kata Menteri Nasir.

Para generasi muda, sambung dia, khususnya mahasiswa harus mampu membedakan mana informasi yang benar atau tidak.

"Harus kita lihat pada kenyataan. Hoaks, menghancurkan sendi-sendi kebangsaan kita. Untuk itu, mari kita jaga dan kita rawat Indonesia, dan menjadi Indonesia yang sejahtera dibawa Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ini harus kita dorong, (agar) Indonesia semakin baik," jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa selama kepemerintahan Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla selama 4,5 tahun. Sudah banyak capai-capain dan kemajuan yang luar biasa.

Dia mencontohkan, di bidang pendidikan tinggi. Dulunya Angka Partisipasi Kasar (APK) hanya 29 persen. Saat ini, sudah mencapai peningkatan 34,92 persen. Selain itu, juga startup-startup di Indonesia sudah mencapai seribu lebih untuk bisa dikembangkan menjadi industri.

"Kita doakan Bapak Jokowi mempunyai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Ini yang kami harapkan dari adik-adik semuanya. Jangan sampai  sebagai anak muda, tidak bisa mengembangkan peluang atau memanfaatkan peluang yang baik ini," ujar Menristek Dikti RI di sela memperingati Hari Teknologi Nasional. (*)

Jurnalis: Muhammad Khadafi
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bali
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search