TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

[CEK FAKTA] KH Ma'ruf Amin Sebut Susu Setelah Dua Tahun Tak Berpengaruh

18/03/2019 - 00:07 | Views: 308.94k
Debat Cawapres Pilpres 2019 (Ilustrasi: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Isu susu menjadi bahasan sendiri di Debat Cawapres 2019, yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019) malam. Isu susu terungkap setelah Cawapres 01, KH Ma'ruf Amin mengungkap bahwa sedekah susu yang menjadi salah satu bahan kampanye duet Prabowo-Sandi.

PERNYATAAN:

"Menurut saya susu setelah dua tahun tak berpengaruh. Yang penting itu 1.000 hari pertama kehidupan," kata Ma'ruf Amin.

Dalam penjelasan lebih lanjut, kata Ma'ruf apa yang disampaikan Sandi bisa diartikan bahwa pemberian asupan gizi harus dilakukan setelah anak tersebut telah lahir.

"Padahal, stunting merupakan masalah yang harus diselesaikan bahkan ketika bayi masih berada dalam kandungan," ujarnya.

Sandi kemudian meluruskan, kampanyenya itu terkait upaya Prabowo-Sandi untuk memperbaiki dan meningkatkan gizi anak.

"Dalam hal ini, sedekah susu dapat meningkatkan gizi anak, terlebih lagi bila ibu sudah tidak bisa memberikan air susu ibu (ASI)," ujar Sandi.

Debat-Cawapres-2019-tentang-susu-A.jpg

CEK FAKTA

Hasil penelitian wyethnutrition, susu mengandung banyak kalsium dan protein. Selain itu, susu juga mengandung lemak, vitamin A, vitamin B, vitamin D, vitamin K, natrium, magnesium, dan kalium.

Dalam fase pertumbuhan, kandungan protein dalam susu merupakan komponen esensial yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sementara itu, alfa laktalbumin adalah bagian dari whey protein yang mudah diserap tubuh.

Namun, dengan banyaknya sumber nutrisi di era modern, susu bisa digantikan makanan lain. Nutrisi utama yang terkandung dalam susu adalah kalsium, namun mengonsumsi susu dalam jumlah banyak saat kita dewasa, tidak berpengaruh signifikan pada kepadatan tulang.

Pada 1.000 hari pertama kehidupan, disebut juga sebagai window of opportunity. Mengapa harus 1.000 hari? Karena selama 1.000 hari ini, dipercaya bahwa anak sedang berada dalam masa emas pertumbuhannya. (Dikutip dari HalloSehat.com, Februari 15, 2019).

Pemenuhan gizi yang baik selama 1.000 hari pertama kehidupan, akan membuat kemampuan anak untuk tumbuh dan belajar menjadi lebih baik.

Pada 1.000 hari pertama kehidupan, dihitung mulai dari hari pertama konsepsi lalu terbentuk embrio hingga anak berusia 2 tahun. (*)

Fakta atau Hoaks?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

Jurnalis: Yayat R Cipasang
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search