TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

DER - ACT DIY Terus Cari Korban Banjir dan Longsod di Bantul

19/03/2019 - 11:20 | Views: 5.99k
Tim Disaster Emergency Response (DER) ACT, melanjutkan evakuasi di lokasi bencana bersama tim SAR yang lain. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANTUL – Tim SAR gabungan serta ACT terus melakukan pencarian korban banjit di Bantul DIY.

“Dua di antaranya adalah ibu-ibu dan satu lagi masih anak-anak,” jelas Haidar, Komandan MRI ACTuntuk evakuasi banjir Bantul.

ACT-Disaster-Emergency-Response2.jpg

Sekitar 5.000 warga Kabupaten Bantul dievakuasi dari tempat tinggal mereka menuju posko-posko pengungsian. Hingga Senin (18/3) siang, sudah dua gelombang tim Disaster Emergency Response (DER) - ACT DIY dan MRI yang diterjunkan ke lokasi banjir di Kabupaten Bantul untuk membantu evakuasi warga yang masih terjebak banjir.

Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto menegaskan, tim sudah diterjunkan di beberapa titik di Bantul untuk menyusuri lokasi banjir dan membantu evakuasi warga.

“Pagi tadi, tim DER - ACT DIY dan MRI gelombang kedua juga dikirim ke tujuh titik di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul untuk membantu evakuasi longsor, ujarnya.

Selain evakuasi, 15 anggota tim juga melakukan gotong royong untuk pembersihan jalan-jalan. Bahkan, beberapa akses jalan lumpuh sehingga tim mesti membuka jalan darurat untuk mempermudahnya.

ACT-Disaster-Emergency-Response3.jpg

“Menggunakan alat-alat berat untuk membuka akses jalan darurat, juga menggunakan alat-alat sederhana lainnya.” imbuh Haidar.

Haidar menambahkan, hingga kini, tim terus mengusahakan evakuasi di Desa Wukirsari dan mencari korban-korban yang belum ditemukan. “Untuk aksi selanjutnya, kami Insya Allah akan segera mengirimkan bantuan ke lokasi," kata Haidar.

Sementara itu Tedjo, salah satu personel DER - ACT DIY yang ikut turun ke lapangan menjelaskan, sebuah rumah di Desa Wukirsari dan beberapa fasilitas umum lainnya ikut terkena dampak dari banjir.

“Ada yang rusak seperti jembatan yang jebol, kalau banjir sendiri berangsur-angsur sudah mulai surut,” papar Tedjo. Untuk Desa Wukirsari sendiri, total kerugian sementara ditaksir berjumlah 50 juta rupiah, berdasarkan data yang dihimpun tim DER - ACT DIY.

Tedjo dari DER - ACT DIY mengimbau warga untuk terus siaga, sebab curah hujan di wilayah DIY masih sangat tinggi. (*)

Penulis: Dian Laksana (CR-117)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search