TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Lalu Nofian Hadi Dorong Pembentukan BPPD Kabupaten Lombok Barat

19/03/2019 - 14:21 | Views: 10.00k
Lalu Nofian Hadi, Politikus Partai Keadilan Sejahtera. (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, LOMBOK BARAT – Politisi muda NTB Lalu Nofian Hadi mendorong pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah atau BPPD Kabupaten Lombok Barat. Sebagai kabupaten yang lebih dulu berkembang pariwisatanya, sangat disayangkan jika tidak ada badan khusus yang melakukan promosi.

"Pariwisata Lombok bahkan NTB awalnya berkembang dari Lombok Barat (Lobar), tapi kondisi saat ini sudah banyak saingan," katanya, di Lombok Barat, Selasa (19/3/2019). 

Pria yang akrab dipanggil Nofian ini menjelaskan, Lobar terlena dengan nama besar Senggigi. Padahal di era digital, promosi pariwisata tak hanya cukup mengandalkan nama besar. Lombok Barat juga memiliki destinasi lainnya yang tak kalah dengan Senggigi. "Perlu ada tim khusus dan upaya khusus untuk mengenalkan destinasi itu," ujarnya. 

Nofian menyebut kawasan Sekotong, Buwun Mas, Pantai Mekaki. Selain itu Lombok Barat juga memiliki wisata alam pegunungan, sawah, hutan, dan wisata budaya. Seluruh kekayaan itulah yang harus aktif dipromosikan. "Dinas pariwisata memiliki keterbatasan, karena itulah penting ada BPPD," tuturnya.

Menurut caleg DPRD NTB dari PKS, Dapil Lobar-KLU nomor urut 11 ini, promosi pariwisata Lombok Barat selama ini hanya menjelang event. Misalnya ketika ada Mekaki Marathon, ramai publikasi hingga media nasional. Tapi setelah event berakhir tak ada lagi upaya promosi. Sementara di saat bersamaan, di daerah lain terus aktif berpromosi.

"Akhirnya para wisatawan banyak mendapat informasi dari internet  dan lupa dengan Mekaki," kata Nofian.

Nofian yang selama ini bergaul dengan anak-anak muda pecinta travelling mengatakan, promosi pariwisata yang terbatas membuat destinasi baru Lobar kurang dikenal. 

"Kalau pun ada destinasi baru yang dikenal, saya rasa lebih dikenalkan oleh para netizen dan pecinta travelling. Saya amati yang mempromosikan itu para anak muda. Nah semangat anak muda ini yang perlu ditiru oleh BPPD nantinya," ungkap Nofian. 

Menurut Nofian, selama ini Lobar juga terlalu banyak berharap pada promosi dari pusat dan provinsi. Begitu juga dengan event-event pariwisata masih sangat kurang. Potensi pariwisata bahari di Sekotong belum digarap maksimal. 

"Saya membayangkan setiap tahun di Sekotong itu ada Festival Sekotong. Menggabungkan kekayaan budaya Sekotong dan potensi lautnya. Sepertinya festival bahari," tandasnya.

Event yang digelar Lombok Barat selama ini diapresiasi Nofian seperti Mekaki Marathon, Festival Senggigi, dan Perang Topat. 

Namun, menurut dia, event itu saja tidak cukup, pasalnya bersamaan dengan promosi destinasi pariwisata diikuti juga dengan event sehingga wisatawan bisa lebih lama di Lombok Barat, selain menikmati keindahan alam mereka juga bisa ikut event.

"Seperti usulan saya Festival Sekotong. Selain wisatawan menikmati keindahan gili-gili dan bawah laut, jika ada event tentu mereka bisa lebih lama. Dan ini artinya juga mendorong tumbuhnya homestay, yang digerakkannoleh masyarakat lokal," ujarnya.

Jika alasan Pemda Lombok Barat karena dana, menurut Nofian ini cerita klasik. Jika BPPD dibentuk dia yakin banyak pihak swasta yang akan membantu. Begitu juga para relawan yang siap membantu promosi pariwisata.

"Sudah saatnya promosi wisata dilakukan secara terukur dan profesional dalam wadah BPPD Kabupaten Lombok Barat," kata Lalu Nofian Hadi(*)

Jurnalis: Anugrah Dany Septono
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Mataram
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search