TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

Menteri BPPN Kunjungi Pasuruan

22/03/2019 - 08:00 | Views: 18.15k
(FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan kunjungan ke Kota Pasuruan. Dengan didampingi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Anggota DPR RI Komisi XI, Deputi Bidang Pengembangan Regional, Direktur Perkotaan Perumahan dan Permukiman, Direktur Pangan dan Pertanian, Direktur Pendanaan Luar Negeri Bilateral, Kepala Biro Humas dan Tata Usaha Pimpinan, Kepala Pusat Analisis Kebijakan dan Kinerja, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya, dan Kepala PUPR Provinsi beserta jajarannya, pada Jum'at (15/03/2019) lalu.

Kunjungan tersebut bertujuan dalam rangka melihat sejauh mana perkembangan proyek hibah air minum dan sanitasi komunal di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Khusus hibah air minum terealisasi  sebanyak 107 sambungan rumah di Kelurahan Purworejo dan 133 sambungan rumah di Kelurahan Karanganyar.

BPPN2.jpg

Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, ST dalam sambutannya menjelaskan, "khusus untuk hibah air minum perkotaan dan air limbah setempat, telah terealisasi sambungan rumah untuk air minum sebanyak 750 rumah di Tahun 2017, dan sebanyak 580 rumah di tahun 2018. Sedangkan air limbah setempat sebanyak 140 rumah di tahun 2016 dan 280 rumah di tahun 2018. Khusus untuk Kelurahan Purworejo terealisasi pembangunan Septictank Komunal dan individu untuk 26 kepala keluarga (KK)  dan Kelurahan Karanganyar sebanyak 29 kepala keluarga (KK)," urai Teno sapaannya.

BPPN3.jpg

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Prof. Dr. Bambang P.S Brodjonegoro mengatakan, "permasalahan besar bangsa kita adalah kurangnya kesadaran kita terhadap kebersihan dan kesehatan. Prinsip hidup bersih dan sehat merupakan modal kita untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Bappenas bekerjasama dengan Cipta Karya untuk proyek air bersih atau air minum dan sanitasi. Karena air bersih atau air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut itu pula, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengucapkan terima kasih kepada Wakil Walikota Pasuruan, karena akses air minum atau bersih Kota Pasuruan layak jauh diatas rata-rata Provinsi Jawa Timur dan Nasional, yaitu 76 persen. Dimana Jawa Timur 65 persen sedangkan nasional 72 persen. "Kota Pasuruan sangat baik karena air bersih atau air minum bisa membantu masyarakat," pungkasnya. (Mbon) (*)

Penulis: Diskominfo Kab Pasuruan (CR-119)
Editor : AJP-8 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search