TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Pers Berperan sebagai Pengawas Partisipan Pemilu 2019

23/03/2019 - 10:18 | Views: 8.13k
Penyampaian materi aturan kampanye saat media gathering yang digelar Bawaslu Kota Madiun. (FOTO: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MADIUN – Perubahan mekanisme dan aturan pada Pemilu 2019, Pemilu membuat semua elemen harus melakukan penyesuaian. Mulai dari penyelenggara, peserta pemilu dan masyarakat sebagai pemilik hak suara. Pers dinilai punya peran penting dalam kegiatan sosialisasi dan pengawasan.

"Hampir setiap Pemilu aturan dan mekanismenya berubah. Perubahan aturan dan mekanisme ini membutuhkan sosialisasi agar semua elemen terutama masyarakat mengetahui," ujar Kokok Heru Purwoko, Ketua Bawaslu Kota Madiun, saat media gathering sosialisasi pengawasan Pemilu  2019, di Hotel Aston, Kota Madiun, Sabtu (23/3/2019).

Karena keterbatasan SDM penyelenggara termasuk Bawaslu, sosialisasi membutuhkan peran pers atau media massa dan elemen lainnya agar maksimal. Termasuk dalam proses pengawasan yang menjadi tugas dan tanggungjawab Bawaslu. Pers dan LSM memiliki peran penting sebagai pengawas partisipan dalam proses pengawasan.

"Selama ini teman-teman pers dan LSM sudah banyak menginformasikan dugaan pelanggaran kampanye. Informasi tersebut sangat membantu tugas bawaslu mengingat jumlah SDM kami sangat terbatas," jelas Kokok.

Selain peran sosialisasi dan pengawasan, sinergitas Pers dan LSM menjadi kunci terciptanya situasi kondusif menjelang Pemilu 2019. Kokok berharap sinergitas keduanya bersama elemen masyarakat lainnya tetap terjaga hingga Pemilu 2019 terlaksana. Media gathering diikuti oleh media massa, LSM, humas instansi/lembaga, KIM dan ormas. (*)

Jurnalis: Yupi Apridayani
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Madiun
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search