TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Politik

Jokowi Mengaku Difitnah 4,5 Tahun, Pengamat: Saatnya TKN Klarifikasi

26/03/2019 - 12:12 | Views: 261.97k
Wempy Hadir. (dok/TI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) mengaku dirinya telah difitnah selama 4,5 tahun terakhir. Dianggap cukup merugikan, kini saatnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mengklarifikasi dugaan fitnah tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Komunikasi Politik dari Indopolling Network, Wempy Hadir. Menurutnya, Jokowi tidak hanya difitnah selama kurun waktu 4,5 tahun namun sejak tahun 2012 silam, kala Jokowi mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Serangan terhadap Jokowi nyaris sama, misalnya dia dianggap PKI, aseng-asing dan lain-lain. Isu tersebut hampir merata terjadi di masyarakat," ujar Wempy kepada TIMES Indonesia, Selasa (26/3/2019).

Dirinya menyebut, isu-isu itu sengaja diproduksi dan dimainkan oleh lawan politik Jokowi. Nantinya, diharapkan dengan beredar luasnya isu tersebut, elektabilitas terhadap pasangan duet KH Ma'ruf Amin itu berkurang.

"Misalnya saja dalam survei yang kita lakukan di Jawa Barat, ada masyarakat yang termakan dengan isu PKI. Padahal Jokowi sudah berkali-kali melakukan klarifikasi terkait hal tersebut. Bahkan Jokowi disebut melakukan kriminalisasi terhadap ulama, padahal kenyataannya tidak demikian," ungkap Wempy.

Direktur Eksekutif Indopolling Network itu menyarankan agar Jokowi dan juga TKN memberikan klarifikasi yang masif kepada publik. Sehingga, semua isu negatif yang beredar di masyarakat bisa terpatahkan.

"Dengan demikian publik mendapatkan pencerahan dari orang tepat. Dengan demikian masyarakat dapat menentukan keputusan politik dengan benar bukan berdasarkan fitnah yang tak ada buktinya," tandasnya.

Sebelumnya, dalam pidatonya di hadapan pendukungnya dalam acara deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia, di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Jokowi menyebut dirinya telah difitnah selama 4,5 tahun terakhir. Dirinya pun menegaskan akan melawan serangan-serangan fitnah tersebut.

"Saya sebetulnya sudah diam 4,5 tahun, difitnah-fitnah saya diam, dihujat saya diam, tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan! Ingat sekali lagi, akan saya lawan! bukan untuk diri saya, tapi ini untuk negara," kata Jokowi, Sabtu (23/3/2019). (*)

Jurnalis: Rahmi Yati Abrar
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search