TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

KPU Banyuwangi: 2 Orang Meninggal dan 8 Sedang Dirawat Pasca Pemilu 2019

24/04/2019 - 21:01 | Views: 12.26k
Salah satu keluarga duka, Pahlawan Pemilu 2019, Kabupaten Banyuwangi. (FOTO : Agung Sedana/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi (KPU Banyuwangi) mencatat dua orang meninggal dunia pasca Pemilu 2019 lalu. Dua orang yang meninggal dunia tersebut adalah, ketua KPPS dan petugas Linmas. Sementara 8 orang lainnya saat ini masih dalam proses penyembuhan, dirawat inap di rumah sakit karena karena kelelahan. 

Dua orang yang meninggal dunia diantaranya, Ketua KPPS di TPS 28, Nanang Subiyanto (55) warga Kelurahan Tukangkayu dan Miseni, anggota Linmas TPS 06 Desa Sidodadi Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. 

"Memang benar, sesuai dengan data yang kita dapatkan ada 2 orang petugas yang meninggal dunia dan 8 orang yang masih dirawat," ujar Edy Syaiful Anwar, Komisioner KPU Banyuwangi saat ditemui TIMES Indonesia di rumah duka Nanang Subiyanto, Rabu (24/4/2019). 

Menurutnya, dugaan sementara petugas yang meninggal dunia dan petugas yang masih dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Hal ini dikarenakan beban kerja yang berat. 

"Mereka kerja keras selama 5 hari. Mulai dari persiapan pembuatan TPS, pemungutan dan penghitungan suara hingga rekapitulasi di Kelurahan atau desa," katanya.

Untuk para pahlawan demokrasi ini, kata Edy, saat ini KPU Banyuwangi masih melakukan pendataan. Data tersebut akan diserahkan kepada KPU Provinsi Jawa Timur dan KPU Pusat untuk pemberian santunan. 

"Pasca Pemilu 2019, santunan dari KPU Banyuwangi sendiri masih belum ada. Sementara ini, kita memberikan sejumlah kompensasi untuk 2 orang yang meninggal dan 8 yang sedang rawat inap pakai uang pribadi. Saat ini kita lakukan pendataan untuk pengajuan santunan ke KPU Provinsi dan Pusat," pungkasnya. (*)

Jurnalis: Agung Sedana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search