TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Kenduri Ketupat Kampung Coklat Blitar, Upaya lestarikan Budaya

12/06/2019 - 15:42 | Views: 7.54k
Tausiyah Agama pada acara Kirab dan Kenduri Ketupat yang diselenggarakan Wisata Edukasi kampung Coklat Blitar, Rabu (12/6/2019). (FOTO: Sholeh /TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BLITAR – Owner Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar Cholid Mustofa mengatakan, Kirab dan Kenduri Ketupat yang diselenggarakan Wisata Edukasi kampung Coklat Blitar, Rabu (12/6/2019) merupakan agenda rutin dilakukan setiap tahun yakni seminggu setelah perayaan Idul Fitri. Acara ini bertujuan agar budaya Jawa tetap lestari.

Menurutnya, sebagai penganut agama Islam, budaya harus dititikberatkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Islam yang kita yakini ini luar biasa, di samping itu, kita tidak meninggalkan budaya Jawa, kita lestarikan terus," urainya.

Dengan adanya acara Kenduri Ketupat, Cholid berharap anak cucu penerus bangsa akan terus tahu dan mengerti bahwa mereka berdiri di tanah Jawa di mana budaya Jawa harus tetap dilestarikan.

"Budaya Jawa adalah budaya adiluhung. kebudayaan Jawa tidak merubah akidah kita dan kepercayaan kita kepada Allah SWT dan Alquran - Hadist," jelasnya.

Acara Kirab dan Kenduri Ketupat diawali dengan kirab ketupat yang disusun menyerupai tumpeng mengelilingi kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar kemudian dilanjutkan dengan acara Kenduri yang berisi tausiyah agama dan pembacaan doa.

Gelaran Kirab dan Kenduri Ketupat yang digagas Kampung Coklat Blitar selalu dinantikan warga karena diakhir acara mereka bisa menikmati ketupat secara gratis. Tidak hanya itu, acara ini juga mampu menyedot wisatawan dari luar daerah. (*)

Jurnalis: Muhammad Sholeh
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Blitar
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search