TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

Banjir di Samarinda, MRI- ACT Kalimatan Timur Lakukan ini

17/06/2019 - 09:59 | Views: 20.29k
Cerita Nenek Sumina, Warga Terdampak Banjir Samarinda

TIMESINDONESIA, SAMARINDA – Banjir yang terjadi di Samarinda Kalimantan Timur belum juga surut sepenuhnya. Masyarakat Relawan Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap atau MRI - ACT Kalimatan Timur segera melakukan pendampingan dan memberikan bantuan pada warga yang terdampak.

Ketua MRI-ACT Kalimantan Timur Nuraini menyebut, tim telah melakukan pendistribusian makanan bahkan obat-obatan kepada warga terdampak di hampir seluruh titik bencana. Setidaknya terdapat tiga ribu lebih barang kebutuhan pokok yang diberikan.

Warga-Terdampak-Banjir-Samarinda-B.jpg

“Hingga sekarang, kebutuhan yang masih dirasa kurang adalah perlengkapan bayi dan obat-obatan. Meski luas area terdampak terkadang menjadi kendala, alhamdulillah perjalanan pendistribusian kami selalu sampai. Sebab kami selalu mendapat bantuan dari pihak lain seperti BPBD, warga setempat, maupun lembaga lain,” ungkap Nuraini, Jumat (14/6).


Nuraini menambahkan, sebanyak 39 personil telah diturunkan dan disebar ke 12 titik terdampak. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dan pendistribusian bantuan. “Selama waktu emergency yang ditentukan, kami akan fokus pada aksi pascabanjir antara lain pembersihan rumah warga, rumah ibadah, bangunan sekolah, dan lainnya,” kata Nuraini.

Warga-Terdampak-Banjir-Samarinda-C.jpg

Berdasarkan data dari BPBD Kota Samarinda terdapat 13 kelurahan di 5 kecamatan dengan jumlah korban terdampak sebanyak 17.485 keluarga atau setara 56.123 jiwa.

Mengingat cuaca yang tidak menentu, pemerintah setempat memberi peringatan dini kepada seluruh warga Kota Samarinda untuk terus waspada hujan deras yang disertai angin kencang dan kilat, terutama pada pagi hingga siang hari. Selain itu, masa tanggap darurat pun diperpanjang hingga tanggal 21 Juni 2019. "Kami juga akan terus bersiaga selama masa tanggap darurat," kata ketua MRI-ACT Kalimatan Timur, Nuraini.(*)

Penulis: Nur Aini Masruroh (MG-72)
Editor : AJP-10 Editor Team
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search