TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

Ilmuan Unair Surabaya Gagas Lahirnya Indonesia Academy of Management

20/06/2019 - 15:05 | Views: 19.99k
Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D., memberikan berbagai tanggapan di sela kegiatan sebagai co-host

TIMESINDONESIA, SURABAYAUnair Surabaya, salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia terus berupaya menjadi pelopor dalam pengembangan berbagai ranah keilmuan. Termasuk dibidang keilmuan manajemen.

Prof. Badri Munir Sukoco, Ph.D., Guru besar bidang manajemen Universitas Airlangga Surabaya memberikan berbagai tanggapan di sela kegiatan sebagai co-host "Ph.D Consortium" yang dilangsungkan di Hotel Patra Bali, Rabu (19/9).

Ia mengatakan bahwa upaya untuk meningkatkan gairah ilmuan dan keilmuan manajemen di Indonesia adalah dengan memberikan kesempatan pada ilmuan manajemen untuk berkolaborasi dengan para pegiat keilmuan manajemen di dunia.

"Salah satu hal penting yang bisa kita lakukan adalah dengan turut aktif menjadi bagian dari Asia Academy of Management," tuturnya.

Prof. Badri juga mengatakan bahwa Academy of Management (AOM) yang mulanya berkedudukan di New York Amerika Serikat, telah diikuti oleh berbagai pegiat keilmuan manajemen di dunia. Di Asia, lanjut Prof. Badri, hadir Asia Academy of Management (AAOM) yang menjadi pertemuan ilmuan manajemen top di asia.

"Kita perlu memiliki sebuah lembaga yang seperti itu," tegas Prof. Badri.

Untuk itu, sebagai salah satu pihak yang memiliki andil besar, Prof. Badri menyusun adanya Indonesia Academy of Management (IAOM). Adanya IAOM, lanjut Prof. Badri, diharapkan para ilmuan manajemen di Indonesia bisa berkolaborasi dan membawa isu nasional ke dunia.

"Minimal level publikasinya bisa setara dengan riset ilmuan dunia," imbuhnya.

Selanjutnya, saat ditanya perihal kegiatan IAOM ke depannya, Prof. Badri mengatakan bahwa kegiatan yang akan dilakukan relatif sama dengan AAOM. Adanya konferensi, workhshop, riset bersama, dan banyak hal lainnya.

"Dari hal ini kami ingin agar ilmu manajemen di Indonesia ini bisa lebih berkembang. Jangan sampai yang jadi rujukan hanya orang luar saja, tapi ilmuan Indonesia juga," kata Guru besar termuda Unair Surabaya itu. (*)

Penulis: Binti PIH (CR-135)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search