TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Mahasiswa Oklahoma State University Belajar Budaya Bersama FS Unitomo

25/06/2019 - 19:43 | Views: 10.48k
Mahasiswa Oklahoma University menjajal permainan tradisional Bola Bekel saat menghadiri program cross culture Fakultas Sastra Unitomo, Selasa (25/6/2019). (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Fakultas Sastra Universitas Dr Soetomo atau FS Unitomo menggelar acara Cross Culture (pertukaran budaya) atau belajar budaya bersama antara Indonesia dengan Amerika. Kegiatan ini dibuka dengan pertunjukan tarian Incling Jangget

Tarian Incling Jangget merupakan tari tradisional Jawa Tengah yang kemudian dibawa oleh para perantau ke Surabaya.

"Kita perkenalkan tarian tradisional dari Jawa Tengah yang kemudian dibawa perantau yang ke Surabaya, yang kemudian menjadi tarian tradisional Surabaya,” ungkap Aniecleta Yuliastuti, Kepala Program Studi Sastra Inggris saat ditemui di sela kegiatan. 

Mom Yuli, sapaan akrab Aniecleta Yuliastuti menambahkan jika kegiatan pertukaran budaya sudah dilakukan FS Unitomo sejak tahun 1998. 

Oklahoma State University merupakan kampus kelima yang berkunjung untuk memperkenalkan tradisi liburan keluarga yang ada di Amerika. Sebelumnya ada universitas lain seperti dari Texas, Colorado, Florida dan California.

Dalam kesempatan tersebut, FS Unitomo selain menampilkan tari tradisional juga menunjukkan permainan dan makanan tradisional Indonesia.

Senada dengan Mam Yuli, Yessando Nugraha, Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan tujuh mahasiswa Oklahoma State University Amerika dikenalkan permainan tradisional “boi-boian” dan juga bola bekel. Selain permainan tradisional, makanan tradisional yang dikenalkan yaitu gado-gado dan batagor. 

“Mereka terkesan banget dengan jenis permainan yang kita kenalkan, dan waktu dikasih makanan tradisional mereka juga nampak lahap memakannya”,ujarnya.

Tujuh mahasiswa asing tersebut diantaranya adalah Jimmy Glock, Francis Winter, Jacob Hitchock, Kelsey Kackerott, Bethany Cruse, Mitchell Shedd, dan Gabby Roque yang datang ke Unitomo membawa cerita liburan bersama keluarga dan mengenalkan keluarganya yang berada di Amerika. 

“Kalau di Amerika kami menghabiskan libur keluarga dengan makan bersama, utamanya makan fried chicken. Saat ini kita ke Indonesia memanfaatkan liburan dengan berkunjung ke Unitomo, karena di kampus ini kita mendapatkan pengetahuan budaya Indonesia lebih dalam,” kata Jimmy Glock, salah satu mahasiswa asing yang sudah dua kali ke Unitomo.

Berbeda dengan Jimmy Glock, Bethany Cruse yang baru kali ini datang di Unitomo mengaku terkesan dengan sajian yang ditampilkan mahasiswa FS Unitomo. 

"Biasanya di Indonesia kita hanya mengetahui keindahan alamnya, namun di Unitomo kita bisa mengenal permainan tradisional, seni tari tradisional dan juga makanan khas Indonesia," tuturnya dengan nada bahasa Indonesia yang kaku. 

Sementara itu ditemui usai kegiatan, Cicilia Tantri, Dekan FS Unitomo mengatakan kegiatan pertukaran budaya ini sudah menjadi agenda tahunan. "Untuk tahun ini, selain mengenalkan makanan khas Indonesia, kami juga menunjukkan bahan membuat makanan tersebut dan cara memasaknya,” pungkasnya.(*)

Jurnalis: Lely Yuana
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search