TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Mendagri akan Panggil Sekda Hery Soal Video Papua Tanah Israel Kedua

19/08/2019 - 15:24 | Views: 9.71k
Mendagri RI Tjahjo Kumolo memberikan keterangan soal kondisi di Manokwari kepada TIMES Indonesia di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTAMendagri RI, Tjahjo Kumolo mengaku, pihaknya tengah mengkaji video kontroversial Sekda Papua TEA Hery Dosinaen yang menyebut Papua sebagai tanah Israel kedua

Bahakan bila perlu, Kemendagri lanjut dia, bakal memanggil Sekda Papua Hery Dosinaen untuk dimintai klarifikasi terkait videonya yang menjadi sorotan publik tersebut.

"Kalau perlu, datang ke sana atau memanggil Sekda untuk minta klarifikasi hal tersebut, itu aja," ujar Tjahjo, ditemui TIMES Indonesia di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).

Dalam video berdurasi 43 detik itu, Hery Dosinaen mengklaim pernyataannya mewakili atas nama Gubernur Papua. Dia meminta warga Papua pada 15 Agustus berdoa bagi bangsa ini.

"Atas Nama Gubernur Papua saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di tanah Papua, di lembah, pantai, gunung, rawa, sungai, mari pada tanggal 15 Agustus 2019, kita sisihkan waktu 1 jam untuk berdoa bagi bangsa ini untuk berdoa bagi tanah Papua, Tanah Israel Kedua, The Second Land of Israel," ucap Herry dalam video tersebut.

Pemanggilan terhadap Sekda Papua Hery Dosinaen akan dilakukan secepatnya, jika situasi di Manokwari, Papua Barat sudah kembali kondusif. Sebab, seperti diketahui, Manokwari masih mencekam akibat demo besar-besaran yang terjadi sejak tadi pagi.

Untuk itu, Mendagri akan menunggu hingga situasi di sana lebih kondusif. "(Pemanggilan Sekda Papua Hery) secepatnya. Tapi kan ini masih ada masalah di sana (Papua), ya kami nunggu situasi." tandas Mendagri Tjahjo Kumolo soal tanah Papua Tanah Israel Kedua. (*)

Jurnalis: Hasbullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search