TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Kopi TIMES

Hypnoterapi untuk Mengatasi Rasa Kehilangan

22/08/2019 - 07:29 | Views: 12.80k
Putu Suprapti Santy Sastra. (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Terapi Hipnotis atau Hypnoterapi bisa membantu Anda mengatasi rasa kehilangan dan kesedihan mendalam akibat ditinggal orang yang Anda cintai.

Kesedihan adalah emosi yang alamiah. Kalau Anda sedih karena seseorang telah meninggal, ini adalah indikasi bahwa ada ikatan batin antara Anda dengan orang tersebut. Kesedihan adalah tanda bahwa Anda menyayanginya.

Umumnya kesedihan akan berkurang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun pada beberapa orang, kesedihan tetap bertahan meskipun peristiwa yang menyebabkannya sudah lama terjadi. Orang yang menderita kesedihan, merasa sangat sedih dan terus teringat dengan peristiwa penyebabnya, seolah-olah peristiwa itu baru saja terjadi.

Orang yang menderita kesedihan tidak bisa merasakan indahnya hidup, selalu murung, mengurung diri, tidak semangat bekerja, mudah sakit, dan mengalami berbagai masalah fisik atau emosi lainnya. Tidak jarang, banyak penderita kesedihan menjadi pemabuk atau pecandu narkoba.

Ada sejumlah gejala penderita kesedihan. Ada indikasi tiba tiba muncul gejala gejala emosi yang tiba tiba ingin menangis, perasaan sendiri dan menjadi hilang minat pada aktivitas yang normal. Atau kesulitan berkonsentrasi dan mengingat sesuatu. Atau yang lebih parah muncul pikiran menyudahi kehidupan bersama dengan orang yang meninggalkan.

Ada juga indikasi perasaan gelisah dan ingin mengunjungi tempat-tempat di mana orang yang meninggalkannya sering pergi, dan terus menyimpan benda-benda orang yang meninggalkannya. Cenderung menyalahkan diri atas apa yang terjadi, emosi yang labil, mudah tersinggung, marah, bahkan tidak mampu mengendalikan emosi.

Terkadang, merasa perasaannya dingin atau kosong dan tidak suka melihat orang lain bahagia. Kerinduan yang sangat amat untuk melihat atau bersama lagi, dan selalu menyangkal atas apa yang terjadi, sehingga berpengaruh dengan aktivitas sehari-hari menjadi tidak mampu menyelesaikan tugas.

Bahkan, yang sederhana sekalipun sering berhalusinasi, sehingga akhirnya menjadi sulit tidur atau insomnia. Kehilangan selera makan atau justru melarikan kesedihan dengan banyak makan. Banyak orang yang menderita kesedihan merasa hidupnya sudah berakhir. Bahkan tidak jarang yang mengira dirinya sudah gila karena dia tidak bisa mengendalikan perasaanya sendiri.

Apabila Anda mengalami kesedihan yang mendalam sehingga Anda tidak punya semangat hidup seperti dulu. Janganlah berputus asa. Rokok, alkohol, dan narkoba bukanlah obatnya. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk bangkit, salah satunya adalah dengan Hypnoterapi. (*)

 

*) Penulis adalah Putu Suprapti Santy Sastra, seorang Public Speaker, Mindset Motivator, dan Hipnoterapis di Jalan Gatot Subroto VI/27 Kota Denpasar, Bali Telpon: 0361 426782 -0811380675 atau ID Line: santysastra , email: santysastra @yahoo.co.id

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

Jurnalis:
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search