TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Entertainment

Asvini Syahdu, Sosok Guru di Blitar yang Sukses Merilis Lagu 'Sakit Setengah Mati'

06/09/2019 - 21:04 | Views: 61.65k
Subscribe TIMES Indonesia KLIK >>>

TIMESINDONESIA, BLITARAsvini Syahdu adalah Guru Matematika salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Ia juga penyanyi yang baru saja merilis single lagu pada 5 September 2019.

Asvini, panggilan akrabnya, baru saja merilis lagu berjudul Sakit Setengah Mati di YouTube dan beberapa aplikasi musik populer lainnya.

Asvini bercerita kisah ia masuk dapur rekaman. Awalnya ia mengikuti lomba menyanyi di salah satu mall di Kota Blitar yang diadakan oleh rumah produksi Erlina. Dalam kompetisi itu, Asvini lolos sampai grand final di Malang dan keluar sebagai juara satu.

"Dari situ, saudara saya seorang penyanyi  yang menawarkan suara saya ke studio rekaman, ternyata produser studio rekaman itu tertarik dengan suara saya," urainya kepada TIMES Indonesia, Jumat (6/9/2019).

Dikatakannya, lagu sakit setengah mati adalah lagu Ciptaan Harvi Benzjawa, seorang penyanyi asal Kota Malang. 

Waktu itu, kata Asvini, ia diminta memilih beberapa lagu ciptaan Harvi Benzjawa. Dari sekian lagu itu ia cocok dengan lagu Sakit Setengah Mati ini.

"Sebenarnya pilihan lagunya banyak tetapi sregnya di lagu itu mungkin ada pengalaman terkait lagu itu," ucapnya.

Ia menuturkan, lagu Sakit Setengah Mati menceritakan seseorang wanita yang menaruh terlalu besar harapan dan komitmen kepada pacarnya, padahal mereka menjalani hubungan jarak jauh. Suatu saat mereka bertemu namun si wanita merasakan hal yang berbeda dengan pacarnya, wanita itu mencurigai adanya aroma perselingkuhan. Singkat cerita, tiba tiba pacarnya minta putus.

"Intinya wanita itu ditinggalkan pas lagi sayang sayang e," ucap Asvini.

Bagi dia, menyanyi hanyalah hobi yang menyenangkan. Oleh karena itu, selain menyanyi ia ingin tetap fokus menjalani profesinya sebagai guru. "Dari mulai SD sampai kuliah saya selalu ikut Panduan Suara," kata Asvini Syahdu. (*)

Jurnalis: Muhammad Sholeh
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Blitar
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search