TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Bikin Trenyuh, Empat dari Lima Anggota Keluarga di Bondowoso Sakit Parah

11/09/2019 - 14:13 | Views: 57.68k
Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah bersama Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat saat memberikan bantuan langsung ke keluarga Umiyati (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Empat dari lima anggota keluarga, di RT 9 RW 4 Dusun Krajan, Desa Bandilan, Kecamatan Prajeken, Bondowoso, Jawa Timur mengalami sakit serius yang membutuhkan bantuan orang lain untuk aktivitas sehari-hari. Untuk meringankan beban keluarga tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah, memberikan santunan ke keluarga tersebut, Rabu (11/9/2019).

Empat anggota keluarga yang mengalami sakit itu, yakni Tijo (kepala keluarga), dia tunarungu karena faktor usia. Surahya (Istri Tijo) mengalami lumpuh dan gangguan pada penglihatannya.

Sementara Sutiyo adalah menantu dari Tijo dan Surahya, terjadi gangguan saraf otak sehingga mengalami kebutaan. Satu anggota keluarga lainnya adalah Cindy Aulia (11 tahun), dia mengalami gangguan pada jantung sejak kecil.

POlres-Bondowoso-a.jpg

Sementara Umiyati (42 tahun, istri Sutiyo), adalah satu-satunya anggota keluarga yang masih sehat. Umiyatilah yang menjadi tulang punggung anggota keluarga tersebut.

Dalam memberikan bantuan, Kapolres juga bekerja sama dengan pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat juga ikut menyantuni keluarga tersebut.

Menurut Kapolres Febriansyah, kegiatan sosial ini dilakukan dalam rangka melayani masyarakat. Terutama masyarakat yang kurang mampu di wilayah hukum Polres Bondowoso.

“Terlebih, keluarga dari Ibu Umiyati yang terdiri dari lima anggota keluarga ini, empat diantaranya mengalami sakit,” katanya pada TIMES Indonesia.

Akibatnya kata dia, keluarga itu tidak mampu membiayai. Maka dari itu, Polres Bondowoso memberikan salah satu wujud pelayanan kepada masyarakat, karena Kapolres menganggap mereka juga sebagai keluarga.

“Kursi roda yang diberikan akan digunakan oleh putri semata wayang dari Ibu Umiyati, yakni Cindy yang mengidap sakit jantung sejak lahir,” paparnya.

POlres-Bondowoso-b.jpg

Kapolres menjelaskan, setiap hari Cindy digendong ibunya saat pergi sekolah. Ini  karena Cindy tidak kuat jalan. “Mudah-mudahan ini bermanfaat, dan semakin membuat Cindy semangat sekolah," sambungnya.

Sementara itu, Umiyati, mengaku bahwa keempat anggota keluarganya semuanya sakit. Suaminya, Sutiyo, sejak 2013 menjadi tunanetra. Kemudian, kedua orang tuanya Pak Tijo dan Ibu Surahya sakit karena faktor usia.

"Cindy, anak saya kelas IV. Padahal sekolahnya dekat, hanya 500 meter. Tapi karena mengalami kelainan jantung sejak lahir, jadi jalan terlalu lama bisa pingsan," jelas Umiyati.

Dia mengak, bahwa selama ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dirinya berjualan kerupuk di Puskesmas Prajekan.

"Kalau untuk pengobatan kami dibantu Puskesmas. Ini alhamdulillah, sekarang dapat santunan dan kursi roda dari Kapolres dan Pak Wabup. Terima kasih," ucapnya.

Umiyati mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah, beserta Wabup Irwan Bachtiar Rahmat dan pihak terkait lainnya yang telah memberikan bantuan.(*)

Jurnalis: Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bondowoso
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search