TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Unusa Wisuda 703 Mahasiswa, Cumlaude Didominasi Perempuan

12/09/2019 - 00:14 | Views: 5.61k
Wisuda Unusa di Dyandra Convention Hall Surabaya, Rabu (11/9/2019).(Foto : Istimewa)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar acara wisuda 703 mahasiswa untuk periode kedua tahun akademik 2018-2019, di Dyandra Convention Hall Surabaya, Rabu (11/9/2019).

Dari jumlah tersebut, 542 mahasiswa lulus dengan predikat cumlaude didominasi oleh perempuan.

​​Rektor Unusa, Prof Dr Achmad Jazidie M.Eng, mengatakan, mulai tahun pelajaran 2018-2019, Unusa melaksanakan wisuda sebanyak dua kali, periode pertama pada Maret dan kedua pada September ditahun akademik tersebut. 

“Kebijakan dua kali wisuda ini untuk memberikan kesempatan kepada para lulusan agar bisa segera terjun ke masyarakat dalam mengamalkan ilmu yang telah didapat semasa perkuliahan,” katanya.

​​Dengan pola dua kali wisuda dalam satu periode tahun akademik ini, kata Jazidie menambahkan, selain memberikan kesempatan kepada para mahasiswa, juga membuktikan jika produktivitas Unusa makin lama makin baik. 

“Ini menandakan jika input mahasiswa Unusa makin lama makin baik dan Unusa tidak ingin menunda bagi mahasiswa yang sudah menyelesaikan serangkaian tugas akademiknya untuk segera diwisuda,” katanya.

Bersamaan dengan berupaya meningkatkan produktivitas tersebut, kata Rektor mengungkapkan, pihaknya juga terus meningkatkan kualitas lulusan, antara lain dengan meningkatkan skor penguasaan Bahasa inggris lewat nilai TOEFL sebelum kelulusan, jika sebelumnya hanya 450 ke depan akan ditingkatkan minimal pada skor 500.

​​Sementara dalam wisuda ini, 542 mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude, terbanyak dari program studi D3 Kebidanan sebanyak 97 cumlaude. 

Selain lulusan cumlaude, rektor juga menetapkan wisudawan terbaik bagi wisudawan yang tidak hanya memiliki IPK di atas 3,5 tapi juga lulus tepat waktu dan mengumpulkan nilai kegiatan yang cukup tinggi. 

Sebanyak 12 orang ditetapkan menjadi wisudawan terbaik. Selain mendapatkan piagam, mereka juga akan mendapatkan hadiah dalam bentuk tabungan.

​​“Unusa tidak hanya menghargai kemampuan akademik tapi juga memberikan apresiasi terhadap capaian kegiatan dan aktivitas lain dari mahasiswa yang aktif dalam berkegiatan di kampus dan di luar kampus,” katanya.

​​Selain kedua belas mahasiswa terbaik tersebut, dalam wisuda kali ini, Unusa juga mencatat seorang wisudawati tertua dari Program Bunda PAUD. Nama wisudawan tertua tersebut adalah Maria Lidwina Endang Suwarni. (*)

Jurnalis: Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search