TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Purnomo, Pemuda Desa yang Sukses Pecahkan Kemiskinan Perkotaan

16/09/2019 - 08:03 | Views: 26.64k
Purnomo, yang akrab dipanggil Mas Pur, pemuda Banyuwangi yang pernah menjadi Juara Nasional Tim Leader konsultan terbaik PNPM kemiskinan perkotaan. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dia lahir di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, 27 Januari 1975 silam. Dia juga dibesarkan di lingkungan pedesaan. Namun siapa sangka, begitu tumbuh dewasa, pemuda desa ini sukses memecahkan permasalahan kemiskinan perkotaan.

Dia adalah Purnomo, nama dan titel lengkapnya, Purnomo S Sos, M Si.

Putra daerah Banyuwangi ini pernah mencatatkan diri sebagai Top Leader konsultan terbaik dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), khususnya dalam Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP). Dengan kata lain, meski lahir dan dibesarkan dipelosok desa, kecerdasanya mampu mengurai benang kusut permasalahan kemiskinan perkotaan.

“Tahun 2013 saya Juara Nasional Tim Leader terbaik dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat,” kata Purnomo kepada TIMES Indonesia, Senin (16/9/2019).

Selain memang sosok yang ulet dan kaya gagasan, suami dari Yeni Risna Wati ini memang cukup visioner. Semua tak lepas dari didikan sang bapak, Boiren.

Sejak bocah, Purnomo sudah diajarkan tentang pentingnya pendidikan, kemandirian dan wawasan luas. Maklum, sebagai tokoh, kala itu Boiren adalah Kepala Desa (Kades) Jambewangi.

Memasuki jenjang pendidikan SMP, Purnomo kecil oleh sang bapak sudah dikenalkan dengan hiruk pikuk perkotaan dengan bersekolah di Rogojampi. Dan begitu usia kuliah, dia makin mantap untuk memilih melanjutkan di Universitas Muhammadiyah (UMM) Malang. Hingga akhirnya mengampu S2 Kebijakan Publik di Universitas Brawijaya, di kota yang sama.

Lulus S2 ditahun 2002, menjadi awal karier Purnomo dibidang Konsultan PNPM, yang merupakan program Kementerian PUPR.

“Saat itu, saya menjadi konsultan mulai tingkat kelurahan di kota Malang, sampai tingkat provinsi,” jelas pria yang akrab disapa Mas Pur ini.

Pernah menyandang Juara Nasional Tim Leader konsultan terbaik PNPM, sudah barang tentu pria yang berdomisili di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo tersebut sudah sangat akrab dengan penanganan kemiskinan. Khususnya tentang jalan keluar kasus kemiskinan perkotaan.

“Penanganan infrastuktur drainase, jalan lingkungan, bantuan sosial jompo, janda, pemberian bantuan ekonomi bergulir untuk UMKM atau usaha kecil, sudah biasa kami tangani,” ungkapnya.

Namun, lanjut Mas Pur, dia merasa masih ada yang kurang dari prestasi yang dia raih. Karena apa yang telah diperbuat, bukan ditanah kelahirannya, Banyuwangi. Sebagai putra daerah, Purnomo mengaku akan lebih bangga jika namanya tertoreh dalam prasasti pembangunan Bumi Blambangan. (*)

Jurnalis: Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search