TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ekonomi

UKM Kota Malang Pukau Pengunjung Indonesian Culture Festival di Azerbaijan

16/09/2019 - 09:57 | Views: 6.45k
Delegasi Kota Malang pada acara Indonesian Culture Festival (ICF) di kota Baku, ibukota Azerbaijan, Eropa Timur. (FOTO : Istimewa)

TIMESINDONESIA, MALANGUKM Kota Malang mampu memukau pengunjung yang hadir di Indonesian Culture Festival (ICF) di kota Baku, ibukota Azerbaijan, Eropa Timur.

"Sejak hari pertama dibuka stand kami langsung diserbu banyak pengunjung, ludes, kami kuwalahan," kata Ratih Wijaya dari UKM RAN Project Kota Malang, salah satu peserta ICF itu kepada TIMES Indonesia, Minggu (15/6/2019).

Indonesian-Culture-Festival-c.jpg

Baku adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Azerbaijan. Penduduknya berjumlah 2.045.815 jiwa. Berada di pantai Semenanjung Ab┼čeron bagian selatan, kota ini terdiri atas 2 bagian utama: Pusat Kota dan Kota Dalam. Baku adalah salah satu kota tertua dan terbesar di Timur dengan luas wilayahnya  2.130 km persegi.

ICF itu dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan, Prof.DR Husnan Bey Fananie bersama anggota DPR RI, Nurhayati Assegaf. Bahkan sejak hari pertama dibuka pada tanggal 11 September 2019 lalu, produk unggulan Kota Malang itu sudah hampir habis.

Delegasi yang menghasilkan produk-produk unggulan Kota Malang itu diberangkatkan Dinas Koperasi dan UKM Kota Malang untuk mengikuti ICF di Azerbaijan itu terdiri dari RAN Project dengan produk unggulan aneka batik dan kerajinan kulit hande made, Antique Butik pengrajin batik dan kebaya serta UKM Daster Malang karya ibu Henny.

Indonesian-Culture-Festival-b.jpg

ICF 2019 kali ini,  kata Ratih, sangat semarak karena diadakan di dua tempat berbeda di Kota Baku, yaitu Heydar Aliyev Sarayi yang merupakan tempat bergengsi di Kota Baku dan Fountain Square, yakni pusat perbelanjaan luar ruang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Azerbaijan.

"Kebetulan stand kami berada di tempat yang sangat strategis di Fountain Square, pusat perbelanjaan luar ruang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Azerbaijan itu, " tutur Ratih.

Indonesian-Culture-Festival-d.jpg

Ini adalah ICF kali keempat yang diadalan di Azerbaijan wilayah kawasan Kaspia. ICF pertama digelar tahun 2016 dan mendapat sambutan luar biasa dari penduduk Azerbaijan.

Bahkan ICF kedua tahun 2017 dihadiri tak kurang dari 10 ribu pengunjung dalam dua hari pertunjukan. Sedangkan ICF ketiga tahun 2018 dihadiri hampir 25 ribu pengunjung, termasuk para pengusaha Azerbaijan dan Indonesia.

Saat melepas delegasi Kota Malang itu, Wali Kota Malang, Sutiaji memang berharap agar Kota Malang bisa diperkenalkan di dunia internasional selain dalam negeri.  "Ini adalah bukti kami," kata Ratih penuh bangga.

Indonesian-Culture-Festival-e.jpg

Sejak dibuka pada hari pertama stand UKM Kota Malang pada acara Indonesian Culture Festival (ICF) 2019 di kota Baku, ibukota Azerbaijan, Eropa Timur tampil luar biasa karena produk-produk yang menjadi unggulannya selama ini langsung ludes dibeli masyarakat Azerbaijan.(*)Edisi-Senin-16-September-2019-10.jpg

Jurnalis: Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search