TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Kesehatan

Waspadai Kurang Serat pada Anak, Ini Bahayanya untuk Kesehatan Tubuh

17/09/2019 - 06:14 | Views: 14.59k
ILUSTRASI. (FOTO: Jabuka.tv)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Serat tak kalah penting dengan nutrisi lainnya seperti protein, karbohidrat, serra mineral. Pemenuhan serat harian anak sangat penting demi kesehatan tubuh, khusunya sistem pencernaan anak. Kurang serat dalam jangka waktu lama tentu akan berdampak pada kesehatan anak secara keseluruhan.

Berikut beberapa akibat yang muncul jika kebutuhan serat anak tidak terpenuhi.

1. Sembelit dan perut kembung

Anak yang kekurangan serat biasanya akan mengalami BAB (buang air besar) yang keras bahkan sembelit. Selain itu, feses yang menumpuk di usus bisa menyebabkan anak sering mengeluh sakit perut dan kembung.

2. Daya tahan tubuh menurun

Ketika anak kekurangan serat, otomatis asupan vitamin dan mineralnya juga jadi tidak terpenuhi. Padahal keduanya memegang peranan penting dalam melindungi imunitas si kecil. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan anak rentan terkena peradangan yang membuatnya mudah sakit.

3. Risiko kanker usus besar

Vitamin dan mineral dalam serat turut menjaga daya tahan tubuh si kecil, termasuk melancarkan sistem pencernaannya. Kekurangan dua elemen penting tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

4. Kadar kolesterol meningkat

Serat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan gula darah. Jika kondisi anak yang kurang serat terus dibiarkan, dalam jangka panjang anak berisiko mengalami sakit jantung koroner, diabetes mellitus tipe 2, dan stroke. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : Hello Sehat
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search