TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Bendungan Dam Singir Dibedah, Ratusan Warga Banyuwangi Berebut Cari Ikan

16/10/2019 - 20:10 | Views: 327.16k
Bendungan Dam Singir yang dibedah. (Foto : Rizki Restiawan/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi, Jawa Timur, beramai-ramai menangkap ikan di aliran sungai bendungan air Dam Blambangan atau Dam Singir, Rabu (16/10/2019) pagi.

Bukan tanpa alasan, warga yang datang dari berbagai penjuru wilayah Banyuwangi tersebut sengaja datang karena Dam Singir sedang dilakukan pembedahan.

Momen tersebut lantas dimanfaatkan oleh warga untuk mencari ikan. Ada yang membawa serok, jaring dan alat penangkap ikan lain. "Saya datang bersama rombongan dari Srono tadi 6 orang. Lumayan lah mencari ikan gratis daripada mancing, apalagi kan tidak setiap hari," ungkap Sukarno kepada TIMESIndonesia.

dam-singir-b.jpg

Dia mengaku, setiap Dam Singir dibedah selalu datang mencari ikan. Hal tersebut dilakukan, selain mengisi waktu luang juga karena menyalurkan hobi.

Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Dinas Pengairan Banyuwangi, Sumijan mengatakan, pembukaan pintu air di Dam Singir merupakan agenda rutin tahunan.

"Dalam satu tahun dibedah dua kali, tanggal 1 dan 16 Oktober. Tujuannya untuk membersihkan saluran pintu air, karena setelah ini kan prediksinya masuk musim penghujan. Jadi kalau banjir, bendungan siap dipakai," ucap Sumijan.

Soal banyaknya masyarakat yang mencari ikan di bawah bendungan, pihak Pengairan memang tidak melarangnya. Hanya saja, Sumijan mengingatkan agar berhati-hati dan tetap menjaga kewaspadaan.

"Sebagai hiburan untuk masyarakat saja, jadi kita memang tidak melarangnya," ujarnya.

dam-singir-c.jpg

Menurut Sumijan, selama ini Dam Singir digunakan untuk mengatur debit air, guna menyuplai ke beberapa wilayah pertanian di Banyuwangi bagian timur, seperti areal persawahan Srono dan Muncar.

"Oleh sebab itu adanya Dam Singir ini sangat dibutuhkan masyarakat khususnya para petani. Apalagi saat musim penghujan tiba, ketika debit air meningkat dan terjadi banjir maka dapat diatur dari pintu sini," jelasnya

Sumijan mengatakan, Dam Singir merupakan bendungan muara dari pertemuan 7 saluran sungai. Maka tidak heran ketika pintu air dibuka, banyak ikan air tawar yang hidup di situ. (*)

Jurnalis: Rizki Alfian
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search