TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

[JANGAN DITIRU] Diduga Dikeroyok, Pemuda Probolinggo Ditemukan Meninggal

16/10/2019 - 22:08 | Views: 24.34k
Polisi melakukan olah TKP di lokasi tewasnya Dani. (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Seorang pemuda di Probolinggo, Jawa Timur, ditemukan meninggal mengenaskan, di tepi kolam pemandian. Kuat dugaan, akibat dikeroyok. Polisi pun langsung menggelar olah TKP. Sementara itu, keluarga histeris, melihat kondisi pemuda yang meninggal tak wajar itu.

Peristiwa berdarah itu terjadi di RT06/RW01, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Rabu (16/10/2019) petang, warga menemukan sesosok pemuda, tewas tergeletak dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Lokasinya, tak jauh dari kolam pemandian Ardi, di desa setempat.

Korban dikenali sebagai Dhani, 26 tahun, warga Kelurahan Kareng Lor, atau tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat ditemukan pertama kali, korban terlihat mengalami kekerasan menggunakan senjata tajam. Nampak dari luka bacokan di bagian kepala dan pahanya. Saat itu, korban mengenakan kaos oblong warna hitam dan celana pendek warna coklat.

“Kalau pastinya seperti apa warga tidak tahu. Tiba-tiba ada rame dan melihat korban dikeroyok. Warga tidak berani melerai karena ada yang menggunakan senjata tajam,” terang salah satu warga, Hartono, Rabu malam.

Warga pun kemudian melapor pada pihak kepolisian. Anggota Polsek Wonoasih yang mendapat laporan, langsung berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Probolinggo. Serta segera melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sarung atau selongsong celurit, sebilah mata celurit bersimbah darah dan satu unit handphone milik korban. Sepasang sandal jepit dan satu unit motor sport merah milik korban Dani. Dengan nomor polisi N3914R, yang terparkir tak jauh dari lokasi kejadian.

“Masih kami selidiki motifnya apa, korban tewas karena ada sedikitnya lima luka bacok. Lebih jelasnya nanti saat di kamar mayat diperiksa lagi,” kata Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini, di lokasi kejadian.

Proses olah TKP yang dilakukan polisi, menyita perhatian warga setempat. Banyaknya warga yang memenuhi lokasi kejadian, membuat petugas kesulitan mengevakuasi jasad korban.

Bahkan, kerabat korban sampai menangis histeris, melihat kerabatnya tewas secara tidak wajar. Hingga saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan, terkait kematian pemuda tersebut. Barang bukti yang diamankan, serta beberapa saksi, masih dalam proses penyelidikan di Mapolresta Probolinggo. (*)

Jurnalis: Happy L. Tuansyah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Probolinggo
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search