TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ekonomi

Solar di Jatim Langka, Sri Untari Minta BPH Migas Perketat Pengawasan Pendistribusian

16/11/2019 - 19:37 | Views: 47.58k
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari, pada saat menerima para sopir rangki. (foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari menyoroti kelangkaan BBM solar di sejumlah SPBU yang ada di beberapa wilayah di Jatim.

Diapun meminta kepada Badan Badan Pengatur Hilir (BPH Migas) untuk memperketat Pendistribusian BBM terutama jenis solar, supaya tidak terjadi kelangkaan.

"Setelah merespon curhat driver ojol terkait banyaknya diskriminasi yang menimpa mereka di berbagai daerah, imbas dari aksi terorisme di Mapolresta Medan, pagi ini saya mruput ke kantor, bergegas menjumpai kawan-kawan pekerja sopir trailer yang dua pekan ini gelisah akibat kelangkaan solar," ujar Sri Untari melalui rilis yang diterima TIMES Indonesia, Sabtu (16/11/2019)

Dia melanjutkan, sopir trailer ini mengeluh kepada PDI Perjungan karena solar makin sulit didapat. Akibatnya para sopir tersebut kesulitan bekerja melakukan distribusi muatan.

"Keluhan dari para sopir, antrean di SPBU mengular. Kadang sudah antri hanya dapat jatah Rp 200 ribu. Tentu tidak cukup. Atau bahkan tidak dapat sama sekali. Ini tentu berpengaruh pada laju kehidupan mereka," terangnya.

Menurutnya, pada umumnya para sopir ini menerima upah borongan. Perusahaan tau beres barang sampai tujuan. Sedangkan aopir yang atur biaya perjalanannya.

"Tentunya kelangkaan solar sungguh memberatkan karena biaya perjalanan bertambah," kata Sri Untari. Dia menegaskan, posisi para sopir ini sangat vital.

"Meski hanya sopir, sebenarnya mereka ini adalah nadinya laju perekonomian kita. Laju ekspor impor sangat bergantung mereka. Barang tersedia banyak, kalau tidak ada yang mengirim, bagaimana? Artinya, kalau sampai mereka ini mogok kerja, maka ini gawat, ekonomi kita terancam. Maka situasi ini harus segera diatasi," tegasnya.

Menyikapi hal itu kata dia, fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan meneruskan aspirasi ini ke komisi VII yang membidangi di DPR RI.

"Selain juga menyampaikan langsung kepada petugas petugas partai yang saat ini ada di sekitar bapak Jokowi untuk mendapat perhatian dan segera ditindaklanjuti," terangnya.

Sedangkan yang tidak kalah pentingnya kata Sri Untari, BPH Migas juga diharapkan serius untuk mengatasi masalah ini, bila perlu bekerjasama dengan Polri untuk melibas mafia BBM, supaya tidak terjadi kelangkaan solar lagi di SPBU Jatim.(*)

Jurnalis: Binar Gumilang
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search