TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Dorong Wujudkan SDM Unggul, Kementerian PUPR RI Bangun Rusun di Ponpes Mu‘allimin Muhammadiyah

16/11/2019 - 22:13 | Views: 39.28k
Ilustrasi Rumah Susun (Rusun) Santri di lingkungan Ponpes Mu‘allimin Muhammadiyah, Kelurahan Wirobrajan Kabupaten Bantul. (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Yogyakarta - Ikut mendorong upaya pemerintah untuk mencetak SDM unggul dan berakhlak mulia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) turut berkontribusi dalam membangun Rumah Susun (Rusun) Santri di lingkungan Ponpes Mu‘allimin Muhammadiyah, Kelurahan Wirobrajan Kabupaten Bantul.

Rusun Santri tersebut dibangun pada tahun 2017 oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun Kementerian PUPR RI.

Bangunan Rusun tersebut tersebut terdiri dari 1 Tower Blok (TB) 3 lantai dengan 12 unit tipe barak, meliputi 6 unit tipe barak besar yang masing-masing dapat menampung 44 santri, dan 6 unit tipe barak kecil yang masing-masing menampung 8 santri, sehingga keseluruhan daya tampung adalah 216 santri.

Rusun-Santri-5.jpg

"Rusun ini telah dilengkapi dengan meubelair, toilet komunal, area wudhu, dan PSU," kata Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono saat meresmikan Rusun Santri di lingkungan Ponpes Mu‘allimin Muhammadiyah di Jalan Sadewo Kampung Ketanggungan, Kelurahan Wirobrajan Kabupaten Bantul, Sabtu (16/11/2019). .

Rusun dengan tipe pondok pesantren yang diperuntukkan bagi santri lajang pria tersebut, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Mekar Mulia Contractor dengan anggaran sebesar Rp 7,7 miliar. Sedangkan untuk meubelairnya dengan anggaran sebesar Rp 820 juta oleh PT Fortona dengan konsultan PT Ciriajasa City Mandiri.

Saat ini. Kementerian PUPR RI sedang melaksanakan pembangunan Rusun kedua yang berlokasi di Jalan Wekudara Kecamatan Wirobrajan, Yogyakarta yang telah dimulai pembangunannya pada 11 September 2019 lalu.

"Direncanakan selesai pada 31 Desember 2019 dengan progres saat ini mencapai 36,68%. Rusun ini terdiri 1 tower dengan 9 unit tipe barak panjang dengan biaya Rp 5,7 miliar," imbuh Menteri Basuki.

Selain itu, Menteri Basuki juga melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Masjid Kampus Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah yang diberi nama Masjid Hajah Yuliana.

Masjid yang berada dikawasan Pondok Pesantren Mu‘allimin Muhammadiyah tersebut dibangun atas bantuan seorang saudagar Muhammadiyah Yendra Fahmi dengan dana sebesar Rp 30 miliar di atas lahan seluas 5 ha yang akan dilengkapi perpustakaan.

Ali asal Cilacap (12 tahun) kelas 2 SMP Madrasah di Ponpes Mu‘allimin Muhammadiyah mengaku merasa senang tinggal di Rusun yang telah dibangun Kementerian PUPR RI ini. "Selain merasa nyaman untuk belajar, Rusun ini juga dilengkapi sarana olahraga seperti futsal," katanya (*)

Jurnalis:
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Kementerian PUPR
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search