TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

UNU NTB Menggelar Dies Natalis ke-5

06/12/2019 - 22:43 | Views: 24.61k
Para petinggi PWNU NTB beserta civitas akademia UNU NTB. (FOTO: Humas UNU NTB for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) rayakan Hari Lahir ke-5 dengan menggelar tasyakuran dan istigotsah. Acara ini juga dirangkai dengan acara Dies Natalis ke-5 dan berbagai macam kegiatan lomba. 

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat Baiq Muliana menyampaikan bahwa, kampus peradaban bangsa UNU NTB adalah tempat yang layak untuk mengemban ilmu yang berazaskan Pancasila dan berpegang teguh pada ajaran Islam Alhussunah Waljamaah Annahdiyah.

“Harapan kami selaku penggerak di akademik bahwa mahasiswa harus mampu menyelesaikan kewajibannya dalam bidang akademik, baik itu tugas yang diberikan oleh dosen masing-masing prodi dan menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi Universitas Nahdlatul Ulama, serta perpegang teguh pada ajaran Aswaja Annahdliyyah,” kata Baiq Mulianah saat menyampaikan sambuatannya di acara Dies Natalis di aula UNU NTB di Mataram, Jumat (6/12/2019).

UNU NTB sejauh ini kata dia, yakni selama umurnya yang ke- 5 tahun ini telah berkontribusi cukup banyak terhadap pembangunan SDM di NTB.

"Karena kami sudah memberikan mahasiswa beasiswa Nahdlatul Ulama, yang diberikan langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke rekening mahasiswa, di tahun ajaran 2019-2020," ungkapnya. 

Sekretaris Muslimat NU NTB in menambahkan, UNU NTB juga telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa hampir seluruh mahasiswa UNU. 

”Jumlah yang mendapatkan beasiswa ini 400 orang, syarat nya adalah tidak menikah selama 4 tahun, aktif kuliah, mau belajar dan ikut di agenda Nahdlatul Ulama, mahasiswa harus selsai dalam jangka waktu yang sudah ditentukan beasiswanya yaitu delapan (8) semester,” pungkas Mulianah.

Sejumlah agenda lomba dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-5 tahun Universitas Nahdlatul Ulama ini,  sudah digelar sejak seminggu yang lalu.

”Alhamdulillah semua agenda berjalan dengan lancar, harapan kami sebagai guru dan sebagai Dosen penggerak Sumber Daya Manusia melalui pendidikan dengan wadah kampus peradaban bangsa UNU NTB,” terangnya. 

Setelah lulus, mahasiswa UNU NTB dihadapkan kepada dua pilihan, yakni mengabdi ke masyarakat atau melanjutkan jenjang lebih lanjut studinya.

“Mahasiswa harus bermanfaat ketika selesai menuntut ilmu dan wisuda, kalau pulang kampung, maka buktikan bahwa kegiatannya berafiliasi kepada pembuktian ke masyarakat, selain yang ingin lanjut ke jejang lebih tinggi Strata 2 (S2), dan yang ingin berkarir di tempat lain,” kata Rektor UNU NTB ini di acara Dies Natalis ke-5. (*)

Jurnalis: Pauzan Basri (MG-94)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Mataram
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search