TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

KSTM Al-Asyari Binaan BBPP Batu Sukses Menetaskan Telur dengan Alat Tetas Sederhana

14/12/2019 - 08:52 | Views: 19.07k
Evaluasi KSTM. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SAMPANG – Balai Besar Pelatihan Peternakan atau BBPP Batu melakukan evaluasi untuk kegiatan Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) yang merupakan salah satu Program Kementerian Pertanian tahun 2019 di Kabupaten Sampang Jawa Timur, Kamis (12/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan ayam yang telah dihibahkan pada bulan Maret 2019. Salah satu KSTM binaan BBPP Batu yaitu KSTM Al -Asyari yang terletak di Dusun Malakah Desa Komis Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura telah berhasil melakukan penetasan telur dengan alat tetas sederhana.

Kepala BBPP Batu, Dr. Wasis Sarjono S.Pt, M.Si memberikan apresiasi yang tinggi kepada KSTM tersebut. Dalam kesempatan ini disampaikan agar KSTM dapat melakukan budidaya ayam petelur secara terus menerus. Kembangkan usaha tersebut, sehingga kedepannya nanti bisa menjadi santri sekaligus peternak milenial yang handal dan mandiri.

BBPP-Batu-5.jpg

Wasliyatul Farihan, ketua KSTM Al Asyari menyampaikan terimakasih atas bimbingin yang diberikan oleh BBPP Batu dalam melakukan budidaya ayam dan kesempatan belajar berwirausaha. Dengan adanya kegiatan ini para santri bisa belajar bagaimana memberikan pakan, memberikan vitamin serta obat-obatan dan terampil dalam pemeliharaan ayam hingga penetasan. Para santri dapat berbagi ilmu dan sangat senang dengan adanya program KSTM.

Untuk saat ini jumlah ayam sebanyak 150 ekor dari total ayam 500 ekor. Namun ayam yang mati ada 55 ekor, hal ini disebabkan cuaca di Kabupaten Sampang yang cukup ekstrim. Untuk menutup biaya pakan pihak KSTM melakukan penjualan ayam sebanyak 295 ekor.  

Sejauh ini ayam telah bertelur sebanyak 40 butir dan sudah menjadi Day Old Chick (DOC) sebanyak 7 ekor. Hal ini merupakan sebuah prestasi dari santri tani yang notabene belum pernah beternak ayam.

drh. Ignatius Guritno, tim teknis BBPP Batu menyampaikan kepada Ketua KSTM agar mereka lebih jeli dalam memantau kondisi ayam, hal ini untuk menghindari kematian ayam. "Dalam cuaca yang ekstrim seperti ini vitamin harus tetap di berikan dan vaksin harus dilakukan sesuai jadwal untuk menghindari penyakit ayam yang disebabkan oleh virus," jelasnya. (*)

Penulis: M. Abdul Aziz
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Top

search Search