TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Entertainment

Kenalkan Magetan Lewat Konten Kreatif YouTube Piscok Pilems

20/01/2020 - 16:49 | Views: 142.43k
Suasana syuting Piscok Pilems di lapangan SD Klagen Gambiran Kecamatan Maospati Magetan. (Foto: MK. Adi Nugroho/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAGETAN – Sekawanan pemuda membangun konten kreatif YouTube lewat drama komedi. Tergabung melalui channel Piscok Pilems, kuartet Panggih Siwel, Eko Pekek, Aron Kabul, dan Riki Gendon plus si cantik Weenny Febri. Mereka berusaha memperkenalkan Magetan kepada Indonesia juga dunia.

"Kami angkat Magetan melalui drama komedi yang bercerita tentang kisah kehidupan sehari-hari," kata M. Arif Widiyanto, produser Piscok Pilems kepada TIMES Indonesia, Senin, 20/01/2020.

Syuting-Piscok-2.jpgSyuting Piscok Pilems di rumah produksi untuk episode Ribut Pilkades.  (Foto: MK. Adi Nugroho/TIMES Indonesia)

Ternyata sambutan masyarakat pengguna YouTuber cukup antusias.  Buktinya, film pendek episode pertama dengan judul "Konangan Polisi" mendapat respon bagus. Film yang ber-setting di wilayah Barat dan tayang pada 27 September 2019 itu, sudah ditonton 5.450 kali.

"Kami berusaha memasukkan hal yang positif, inspiratif, yang membangun dan ada amanat di tiap film yang ditayangkan. Jadi tidak hanya lucu. Golnya, kami berharap Magetan bisa terkenal dari sisi positifnya," kata Arif.

Meski masih terbilang baru lahir, konten kreatif dengan bendera Piscok Pilems ini juga berkegiatan off air.  Yakni, bersih-bersih Alun-Alun Magetan bersama Clean The City dan Bupati Magetan Suprawoto pada awal tahun baru 2020.

"Jujur saja, ekspektasi kami tidak muluk-muluk. Dengan tagline Saking Magetan Kagem Panjenengan, kami berharap kreativitas kami diterima masyarakat Magetan dan Indonesia pada umumnya, " ujar Arif.

Syuting-Piscok-3.jpgArtis Piscok Pilems saat syuting pengumuman giveaway. (Foto: MK. Adi Nugroho/TIMES Indonesia)

Yang cukup meledak adalah film pendek Maospati Medot Janji. Film itu sudah ditonton hampir 8.000 kali. Dengan setting lokasi di Terminal Maospati dan warung pinggir sawah Desa Pandeyan Kec. Maospati, Piscok Pilems sudah di-subscribe oleh 2.470 orang. "Kami bukan apa-apa. Yang penting berkarya dan berkarya. Semoga masyarakat bisa menerima karya kami."

Terbaru Piscok Pilems yang bermarkas di Desa Klagen Gambiran Kec Maospati Magetan itu, merilis film pendek berjudul Bojo TKI. Ini mengisahkan tentang sebuah desa yang masyarakatnya banyak bekerja sebagai pahlawan devisa atau tenaga kerja di luar negeri.

Ada dua sosok yang ditampilkan, yakni : seorang suami yang ditinggal istri merantau ke luar negeri dan berhasil mengelola keuangan dengan baik.  Lalu, ada pacar yang "cintanya" juga bekerja di luar negeri, tapi gaya hidupnya hedonis dan suka berfoya-foya. 

"Konten'e bermanfaat gawe ngilingne bojone sing podo dadi TKI. Sing lanang ojo foya-foya, kabeh kuwi gawe masa depan," komentar Putri Aileen pada film Bojo TKI.

Mujahid Indonesia Official memberikan komentar, "Karya kreatif anak bangsa, semangat terus upload tayangan yang bermanfaat seperti ini bro.. Barakallah."

Jika masyarakat suka dengan suguhan kuartet ini, bisa di-follow IG piscokpilems.official dan di-add FB Piscok Pilems juga follow Fanpage-nya, Piscok Pilems.

Itulah tentang drama komedi empat sekawan dari Magetan yang tergabung dalam konten kreatif YouTube melalui channel Piscok Pilems. "Ke depan kami juga akan memperkenalkan Magetan melalui konten unik, prestasi, wisata, kuliner dan hal lain yang positif, menarik, inspiratif dan membangun." (*)

Jurnalis: M Kilat Adinugroho Syaifullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Magetan
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search