TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Pertamina EP dan Pemkab Bojonegoro Tandatangani Dua Poin Kesepakatan 

24/01/2020 - 23:54 | Views: 25.75k
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Bojonegoro dan PT Pertamina EP untuk melakukan rencana pemboran sumur serta eksplorasi, Jumat (24/1/2020). (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, SURABAYAPT Pertamina EP selaku anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di sektor hulu migas, membuat terobosan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemkab Bojonegoro.

Kesepakatan tersebut terkait rencana pemboran berikut kontribusi yang mungkin diberikan oleh perusahaan kepada kabupaten setempat. 

"Ini adalah event yang sangat langka dan membahagiakan," ujar President Director PT Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, Jumat (24/1/2020).

serta-eksplorasi-2.jpg

MoU antara PT Pertamina EP dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Pertamina EP. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan dan diskusi sebelumnya. 

Dalam kesempatan tersebut ditandatangani dua poin kesepakatan, yaitu rencana pemboran Sumur SKW I005 di Pad C dan pemboran eksplorasi. 

"Semoga dengan ditandatanganinya nota kesepahaman hari ini, kedua kegiatan tersebut bisa berjalan lancar, aman dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan," kata Nanang.

Bupati Bojonegoro menyampaikan bahwa MOU ini merupakan perikatan yang tertulis secara resmi antara pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro. 

Dia menjelaskan, siap mendukung program pemerintah pusat serta operasi perusahaan, termasuk juga proses perijinan berikut revisi rencana tata ruang wilayah untuk kelancaran operasi. 

"Namun demikian kami juga meminta untuk didukung terhadap tata kelola daerah seperti PAD dan mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro," ujar Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

Sementara itu, Deputi Operasi SKKMigas, Julius Wiratno menyampaikan bahwa MOU ini merupakan yang perdana dilakukan dilingkungan SKKMigas dan KKKS. Pihaknya menyambut baik nota kesepahaman antara KKKS dan pemerintah kabupaten setempat. 

"Hal ini merupakan mutual benefit untuk kedua belah pihak," kata Julius. 

serta-eksplorasi-3.jpg

Lebih lanjut, Julius menambahkan harapan dari SKKMigas, bahwa kedepan kerjasama semakin lebih baik. 

"Dalam konteks penandatanganan MOU ini, kami melihat di Bojonegoro ini sudah ada offtaker untuk buyer gas. Hal ini sangat bagus karena hal tersebut berarti sudah ada penjamin untuk gas bisa diproduksikan lebih lanjut," sambungnya. 

Sementara itu, Sekjen Dewan Energi Nasional, Djoko Siswanto, mewakili Kementerian ESDM menyampaikan bahwa sangat mendukung terlaksananya nota kesepahaman antara Pertamina EP dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sebagai bentuk sinergi yang baik antara pemerintah dan perusahaan. Dan hal ini sesuai dengan kebijakan energi nasional.

"Pemerintah akan mengembangkan sumber energi terdekat dari lokasi pemerintah setempat. Misalnya potensi daerah memiliki potensi gas, maka gas tersebut yang akan didorong untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tersebut," kata Djoko.

Ditemui ditempat yang sama, Agus Amperianto, selaku Asset 4 General Manager menyampaikan bahwa kesabaran dan kerja keras akan menghasilkan 3 hal yaitu iman, harapan dan cinta. Iman akan membuat segala sesuatu hal bisa atau mungkin terjadi. Harapan itu akan membuat semua sistem bekerja. Cinta itu akan membuat segala sesuatu akan berakhir dengan indah dan bisa dinikmati bersama.

"Terima kasih kami sampaikan utamanya kepada Bupati Bojonegoro dan Pemkab Bojonegoro. Karena ini adalah pertama kalinya Pertamina EP memiliki MoU dengan pemerintah kabupaten. Apabila kegiatan pemboran ini berhasil maka diharapkan bisa memberi sumbangsih bagi negara pada umumnya dan Pemkab  Bojonegoro khususnya," pungkas Agus. (*)

Jurnalis: Lely Yuana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search