TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

GPMB Kuatkan Kampanye Literasi dan Kewirausahaan Digital

26/01/2020 - 08:17 | Views: 35.05k
Pengurus Pusat Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) mulai menjalin kerjasama Yayasan biMBA-AIUEO. (FOTO: GPMB)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengurus Pusat Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) mulai menjalin kerjasama untuk mendorong kampanye literasi dan kewirausahaan digital Kerjasama ini.

Mengawali aktivitas di tahun 2020, Pengurus Pusat GPMB menyelenggarakan Rapat Kerja ke-2, di LPMP DKI Jakarta, pada hari Sabtu-Minggu tanggal 25-26 Januari 2020.

GPMB adalah organisasi swadaya masyarakat yang berada di bawah pembinaan Perpustakan Nasional

GPMB-2.jpg

(Perpusnas) RI. Pengurus Pusat GPMB yang baru telah dikukuhkan oleh Kepala Perpusnas RI pada bulan November 2019, dengan periode masa bakti 2019-2023.

Deputi Perpusnas RI Woro Titi Heryanti menegaskan kembali makna literasi yang benar.

"Literasi tidak hanya baca tulis saja, tetapi lebih jauh dari itu, mencakup

pemahaman makna, kemampuan memilah dan mengolah informasi, termasuk kemauan menerapkan informasi yang didapat dari aktivitas membaca tersebut", kata Woro.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum PP GPMB Tjahjo Suprayogo menyatakan bahwa misi GPMB

untuk mendorong gerakan minat baca dan literasi tersebut harus berkolaborasi dengan banyak

stakeholders supaya berjalan efektif.

Oleh karena itu, dalam Rapat Kerja ini GPMB mengukuhkan kerjasama dengan berbagai pihak

sebagai mitra strategisnya. Kerjasama yang pertama adalah dengan Smartfren Community

dalam kampanye literasi dan kewirausahaan digital.

GPMB-3.jpg

Perwakilan Smartfren Community, Dani Akhyar menyatakan komitmen Smartfren untuk mendorong literasi digital, dengan tujuan mengedukasi

pemanfaatan teknologi digital secara cerdas dan kreatif dalam mendorong minat baca generasi milenial.

Kerjasama kedua adalah dengan Program Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Sahid Bogor, yang diwakili Direkrurnya yaitu Dr. Abdurrahman Misno, dalam sosialisasi minat baca ke kalangan perguruan tinggi, penyelenggaraan forum-forum diskusi, dan penerbitan karya tulis seperti buku dan artikel. Kemudian kerjasama ketiga adalah dengan Yayasan biMBA-AIUEO.

biMBA-AIUEO adalah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini informal yang berada dibawah naungan Yayasan Pengembangan Anak Indonesia (YPAI) dan berdiri pada tahun 1998.

Dalam raker ini, biMBA-AIUEO yang diwakili oleh Direktur Imam Sutrisno menyerahkan secara simbolis donasi senilai Rp 50 juta untuk mendukung kegiatan GPMB.

Raker ke-2 PP GPMB menghasilkan sejumlah rencana aksi strategis yang akan dilaksanakan selama periode kepengurusan 2019-2023. Pengurus GPMB berasal dari akademisi, guru/dosen, pegiat literasi, dan pihak swasta yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia. (*)

Jurnalis: Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search