TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa Daerah

Plengsengan Longsor Macetkan Arus Lalu Lintas Ponorogo-Trenggalek

16/02/2020 - 23:17 | Views: 37.29k
Petugas saling bahu membahu menyingkirkan tanah longsor yang menimpa jalan. (foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Tanah longsor terjadi di jalan nasional Ponorogo-Trenggalek tepatnya di lingkungan Randu, Dukuh Ngemplak, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo,Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (16/2/2020). Material longsor ini berupa plengsengan di pinggir jalan sepanjang 30 meter setinggi 2,5 m beserta tanah di atasnya dan mengenai hampir seluruh badan jalan sehingga membuat kemacetan di jalur Ponorogo-Trenggalek.

Kapolsek Sawoo AKP Edi Suyono dan anggotanya bersama piket Koramil Sawoo, Pokdarkamtibmas Sawoo dan warga sekitar hanya bisa menyingkirkan sebagian material agar bisa dilewati oleh pengguna jalan satu lajur. Evakuasi keseluruhan material tersebut dilakukan oleh BPBD Kabupaten Ponorogo dan agen kebencanaan Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan 1 excavator dan 2 dam truk untuk mengangkut material.

tanah-longsor-2.jpg

"Laporan kami terima  pukul 19.30, kemudian kami menuju lokasi dan menyingkirkan sebagian material agar bisa dilewati oleh pengguna jalan. Karena cuaca masih hujan deras dan material tidak mungkin disingkirkan secara manual kami menghubungi BPBD Ponorogo untuk didatangkan alat berat," ujar AKP Edi Suyono.

Tanah longsor tersebut disebabkan karena curah hujan yang tinggi di wilayah Sawoo sejak pukul 18.30 yang mengakibatkan bangunan plengsengan tidak kuat menahan air dan tanah.

tanah-longsor-3.jpg

Sampai berita ini ditulis, diturunkan 3 alat berat milik BPBD dan Agen Kebencanaan Provinsi Jawa Timur sedang bekerja menyingkirkan material longsor. Untuk arus lalu lintas Ponorogo-Trenggalek tepatnya di Dukuh Ngemplak, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, dihentikan dari dua arah guna kelancaran evakuasi. (*)

Jurnalis: M. Marhaban (MG-90)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Ponorogo
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search