TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

BMH Jatim Gerai Malang Dukung Diklat Kebencanaan yang Digelar PMI

22/02/2020 - 09:17 | Views: 10.78k
Puluhan siswa yang tergabung dalam Korps Sukarelawan Palang Merah Remaja sedang mendengarkan arahan dari Instruktur BMH di halaman SMPN 2 Singosari Malang, Kamis (20/2). (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGBMH Jatim Gerai Malang mendukung program pendidikan dan pelatihan dasar menangani bencana yang digelar oleh PMI Kabupaten Malang Unit Singosari di SMP N2 Singosari.

Manajer Operasional BMH Jatim gerai Malang Sony Abdul Karim mengungkapkan pelatihan tersebut penting diajarkan pada siswa sebab bencana bisa datang kapan saja. 

"Dengan pelatihan kebencanaan, siswa akan lebih siap saat terjadi bencana," ungkapnya.

Pihaknya juga mengirimkan relawan untuk membantu memberikan pelatihan menangani kebencanaan di SMPN 2 Singosari. 

SMPN-2-Singosari-Malang-2.jpg

Karim berharap untuk kedepannya dalam mengurangi resiko bencana harus ada sinergitas antara pemangku kepentingan dalam bidang penanggulangan bencana. 

"Minimal para pelajar yang sekiranya sudah siap secara mental serta memiliki skill menangani bencana bisa dilibatkan," harapnya.

Diketahui PMI Kabupaten Malang menggelar pelatihan dasar palang merah remaja tingkat madya di SMPN 2 Singosari Kab Malang.

Diklat tersebut menghadirkan instruktur atau pemateri berasal dari PMI Kabupaten Malang Unit Singosari. 

Komandan Korps Sukarela PMI Kabupaten Malang Unit Singosari Mardiono melalui Bidang Kesehatan dan Kebencanaan M Wahid mengatakan bahwa kegiatan ke Palang Merahan di SMP Negeri 2 Singosari akan tersu di gelar secara berkelanjutan. 

“Kita berikan materi tentang cara menolong korban pada saat kecelakaan dengan metode pra medis, melalui teori dan prakteknya," kata Wahid kepada TIMES Indonesia, Sabtu (22/2). 

Menurut Wahid, materi yang akan diberikan nantinya berkelanjutan, sebab penanganan untuk memiliki kemampuan menolong orang dan menangani kebencanaan membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu para siswa nantinya juga diberikan materi bimbingan mental dan pengetahuan umum tentang Palang Merah Indonesia. 

“Bimbingan mental tentu saja sangat di butuhkan bagi siswa yang mengikuti pelatihan ini, karena mereka nantinya pada saat terjadi bencana selain harus bisa menyelamatkan dirinya sendiri juga membutuhkan mental supaya bisa membantu yang lainya,” jelasnya. (*)

Penulis: Imron Mahmudi (CR-164)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search