TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

Tahu Lokal Trenggalek, Industri Rumahan Alami Tanpa Bahan Pengawet

22/02/2020 - 10:21 | Views: 13.93k
Proses penggorengan tahu (FOTO: Sisca Ainun Nissa /AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TRENGGALEKTahu lokal Trenggalek menjadi makanan yang paling digemari warga. Bahkan pelancong dari luar kota juga menjadikan tahu lokal Trenggalek sebagai buah tangan

Di kawasan Desa Corah Mulyo, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek banyak industri rumahan yang memproduksi tahu setiap harinya.

Salah satu yang masih bertahan hingga sekarang adalah Sulasmi, pemilik dan pengelola industri tahu yang berdiri sejak tahun 1975.

Di tempatnya, tahu diproses secara manual dengan bantuan mesin sederhana. Karyawan yang dipekerjakan juga merupakan warga lokal yang ingin meningkatkan taraf hidup sejalan dengan upaya Trenggalek Meroket.

“Tahu di sini alami, tidak mengandung bahan pengawet,” ungkap Sulasmi saat ditemui TIMES Indonesia, Jumat (21/2/2020).

Bahan baku kedelai diambil langsung dari rumah kepala desa setempat. Hasil tahu produksinya dipasarkan ke berbagai kecamatan di Trenggalek, seperti Panggul, Dongko, dan Suruh.

Ada dua jenis Tahu lokal Trenggalek yang diproduksi Sulasmi, yaitu tahu putih dan tahu goreng. Tahu alami buatannya hanya bertahan satu hari, jadi barang yang dijual selalu baru dan segar. (*)

Penulis: Sisca Ainun Nissa (CR-141)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search