TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Wisata

Kampung Ramah Anak Desa Punten di Kota Batu, Pionir Desa Wisata Ramah Anak

27/02/2020 - 13:49 | Views: 29.98k
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawanti SE MSi saat berkunjung ke Kampung Ramah Anak Desa Punten (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, BATU – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Menteri PPPA RI), I Gusti Ayu Bintang Darmawanti SE MSi yakin Kampung Ramah Anak Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur bisa menjadi pionir pembangunan Desa Wisata Ramah Anak Bebas Exploitasi. 

"Konsep dasarnya bisa kita replikasi kemudian kita bawa ke daerah lain agar bisa memperhatikan anak mereka lebih baik. Tentunya kita sesuaikan dengan kearifan lokal pada masing-masing daerah," ujar I Gusti Ayu usai meninjau Kampung Ramah Anak Desa Punten, Kamis (27/2/2020). 

Menteri-PPPA-RI-2.jpg

Ia mengatakan bahwa anak bukan tanggungjawab orang tua saja, namun menjadi tanggungjawab desa, kecamatan, kota hingga negara. Untuk itu, ia mengingatkan agar semua elemen memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi. 

"Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Kades, Pak Camat, Pak Wakil Wali Kota dan seluruh masyarakat di sini yang sudah memberikan kebebasan untuk anaknya berkreasi," ujarnya.

Tidak hanya tempat bermain yang disediakan, tempat kesenian dan olahraga pun diberikan ruang hingga tempat untuk anak diajari untuk budidaya ikan. "Yang luar biasa disini adalah partisipasi masyarakat, seluruhnya membuka pintu lebar-lebar, mereka semua bersedia memberikan ruang untuk anak-anak bermain," ujarnya. 

Jika ini terjadi, maka I Gusti Ayu optimistis kasus perundungan yang marak terjadi tidak akan muncul, karena semua diisi dengan kegiatan yang positif. Anak pun diharuskan belajar namun dengan kegiatan yang menyenangkan. 

Komisi Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menegaskan bahwa menjaga anak itu harus dilakukan sekampung.  "Itu dilakukan seperti di Desa Punten ini. Benar kampung ini gangnya sempit, tapi menjadi luas karena masyarakatnya memberikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi dan bermain," katanyat. 

Menteri-PPPA-RI-3.jpg

Dalam kesempatan keliling kampung ini, Menteri didampingi Wakil Wali Kota Batu, Ir Punjul Santoso MSi,  Pabung Kodim 0818 Mayor Arm Choirur Effendi, Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh, Camat Bumiaji Aditya Prasaja SSTP MAP, Kepala Desa Punten Hening Trisunu dan Ketua BPD Punten M Zaenal Huda. 

Menteri menyapa semua anak-anak - baik itu yang ada di Pojok Literasi, yang bermain, yang menari dan bermain gamelan hingga yang sedang berlatih pencak silat. Ia pun menyempatkan berdialog langsung dengan anak-anak. 

Forum Anak Angkasa Junior Desa Punten ini sudah berdiri tahun 2013. Sebagai perwujudan keberadaannya, dibangunlah Kampung Ramah Anak Tingkat Pratama di Dusun Krajan RW III, Desa Punten secara swadaya. 

"Semoga kedatangan Menteri ke kampung ramah anak kita, semakin memotivasi warga untuk menciptakan generasi emas," ujar Hening Trisunu, Kades Punten. 

Ia pun menyatakan siap menjadikan Kampung Ramah Anak Desa Punten di wilayah Kota Batu ini sebagai pionir pembangunan Desa Wisata Ramah Anak Bebas Exploitasi di daerah lain. (*)

Jurnalis: Muhammad Dhani Rahman
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Batu
Copyright © 2020 TIMES Indonesia
Top

search Search