TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Foto: Serba-Serbi

Akar Bamboo Bernilai Ekonomis

28/12/2017 - 20:29 | Views: 10.17k

TIMESINDONESIA, MALANG – Bonggol bambu atau akar bambu biasanya berakhir di tempat sampah. 

Namun tidak di tangan pria satu ini. Di Galeri milik Jumaro Joko Pratomo, bonggol bambu itu berubah menjadi karya seni tiga dimensi yang indah nan unik.

Galeri yang didirikan Jumaro pada tahun 2000 lalu itu, kini sudah melatih dan mempekerjakan puluhan warga binaan dan pemuda putus sekolah.

Sempat vakum beberapa saat, namun pada 2014 Jumaro dan galerinya bangkit kembali. 

Galeri yang berlokasi di daerah Kebon Agung, Pakisaji, Kabupaten Malang ini, kini mampu memasarkan bonggol bambunya sampai ke negara di Asia dan Eropa. Rencananya, ke depan, pasar Timur Tengah yaitu Dubai akan jadi pasar baru buat produknya.


Soal harga jual, kerajinan bonggol bambu ini dipasarkan mulai Rp 35.000 sampai yang termahal. 

"Tergantung motif dan tingkat kesulitan produksinya," kata Jumaro.

Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Tria Adha
Top

search Search